Tips dan Cara Menulis Novel dalam 100 Hari: Hari Kesepuluh - 19 August 2009 - Blog - Kanal Penerjemah, Lowongan Penerjemah, Translation Jobs
Friday, 30-07-2010, 06:06:00
Welcome Guest | RSS
KIRIM SMS GRATIS!
>
Customer Service
Calendar
«  August 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
Entries archive
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Kanal Penerjemah on Facebook
Login form
E-mail:
Password:
Situs Penerjemah/Biro Penerjemah Anggota Platinum Kanal Penerjemah
  • Indies Translation

  • Main » 2009 » August » 19 » Tips dan Cara Menulis Novel dalam 100 Hari: Hari Kesepuluh
    07:29:14
    Tips dan Cara Menulis Novel dalam 100 Hari: Hari Kesepuluh
    Hari ke-10

    Oleh: John Coyne
    www.peacecorpswriters.org

    Sebelum kita beranjak dari persoalan menemukan cerita untuk Anda, izinkan saya membongkar satu klise lain tentang penulisan novel: Tulislah sesuatu yang Anda tahu.

    Anda pasti pernah mendengarnya sebelumnya. Hal itu tidak sepenuhnya benar. Tom Clancy tidak pernah menjadi komandan kapal selam sebelum ia menulis novel The Hunt For Red October. Dan saya berani bertaruh bahwa Richard Bach belum pernah menjadi burung camar (seagull) sebelum ia menulis cerita Jonathan Livingston Seagull.

    Daripada menulis sesuatu yang Anda tahu, Anda bisa mencoba menulis sesuatu yang Anda sukai. Topiknya bisa apa saja, tapi Anda menyukainya. Sebagai contoh, Arthur Golden, penulis Memoirs of a Geisha, pernah tinggal di Jepang dan bekerja di majalah berbahasa Inggris di Tokyo saat pada tahun 1982 ia mendapat ide menulis novel Memoirs. Pada tahun 1986, setelah meraih gelar dalam bidang penulisan kreatif dari Universitas Boston, ia mulai melakukan penelitian tentang Geisha dan menemukan “sebuah sub-budaya yang mempunyai aturan sendiri yang unik.” Dibutuhkan waktu sepuluh tahun dan beberapa draft sebelum ia berhasil menjual buku tersebut kepada Alfred A. Knopf seharga US$ 250.000.

    Bersambung…

    Diterjemahkan dari artikel “How to write a novel in 100 days or less” karya John Coyne.
    www.peacecorpswriters.org

    Views: 256 | Added by: kanalku | Rating: 0.0/0
    Total comments: 0
    Name *:
    Email:
    Code *: